SUKAMARA – Bupati Sukamara H. Masduki, S.T. menuntaskan rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI. Penutupan kegiatan berlangsung pada Jumat (24/7), setelah para kepala daerah mengikuti pembekalan intensif selama 10 hari.
KPPD yang berlangsung sejak 15 Juli 2026 itu diikuti 25 kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Selama pelatihan, peserta memperoleh materi dari Lemhannas RI, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), serta sejumlah kementerian dan lembaga negara.
Materi yang diberikan mencakup penguatan kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, tata kelola pemerintahan, ketahanan nasional, penguatan integritas, hingga strategi percepatan pembangunan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik.
Usai mengikuti penutupan, Bupati Sukamara H. Masduki menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan baik. Menurutnya, KPPD menjadi wadah untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat kapasitas kepala daerah dalam menjawab tantangan pembangunan.
“Alhamdulillah, hari ini, Jumat, 24 Juli 2026, kami baru saja melaksanakan penutupan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah. Banyak ilmu yang kami dapatkan, baik dari Lemhannas RI, BPSDM Kemendagri maupun Purnomo Yusgiantoro Center yang nantinya akan kami terapkan di Kabupaten Sukamara,” ujar Masduki.
Ia mengatakan, hasil pembelajaran selama mengikuti KPPD akan diarahkan untuk memperkuat enam sektor pelayanan dasar yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Di antaranya sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perumahan, serta berbagai layanan publik lainnya yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Masduki menegaskan, seluruh pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan tidak akan berhenti sebagai teori, tetapi akan diterjemahkan menjadi program dan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Ke depan kami akan bekerja nyata. Semua ilmu dan pengalaman yang kami peroleh selama mengikuti KPPD akan kami implementasikan agar mampu membawa perubahan yang lebih maksimal bagi Kabupaten Sukamara. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan, kemakmuran, dan kualitas pelayanan kepada seluruh masyarakat Sukamara,” tegasnya.
Ia berharap semangat kolaborasi, inovasi, dan tata kelola pemerintahan yang diperoleh selama mengikuti KPPD dapat menjadi modal dalam mempercepat pembangunan daerah, sehingga Kabupaten Sukamara semakin maju, berdaya saing, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.