Berita Sukamara

Perkuat Penanganan Karhutla, Manggala Agni Latih 30 Anggota MPA

SUKAMARA, KALTENG – Manggala Agni Daerah Operasi Kalimantan III/Pangkalan Bun melatih 30 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kelurahan Padang, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, Rabu (14/10). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mencegah dan membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Koordinator Pencegahan Manggala Agni Daops Kalimantan III/Pangkalan Bun, Noval Aqly, mengatakan pembentukan kelompok MPA dilakukan secara bertahap. Sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan di Desa Sukaraja dan Desa Jihing, kemudian dilanjutkan di Kelurahan Padang.

Menurut Noval, pembekalan ini penting agar masyarakat lebih siap menghadapi ancaman karhutla dan memahami teknik pemadaman yang benar.

“Kami ingin masyarakat lebih siap dan tanggap terhadap kebakaran hutan dan lahan. Sebab, dalam penanganan karhutla, masyarakat sering ikut membantu memadamkan api, tetapi harus memahami teknik yang benar agar tidak membahayakan keselamatan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai penyebab dan dampak karhutla, teknik pemadaman dini, serta penggunaan peralatan pemadam kebakaran dasar. Peserta juga dibekali pengetahuan tentang pelaporan titik panas atau hotspot melalui aplikasi, pembuatan sekat bakar, dan simulasi pemadaman.

Pembekalan ini penting karena pemadaman karhutla memiliki risiko tinggi bagi relawan maupun petugas. Asap tebal, panas api, perubahan arah angin, dan kondisi lahan yang sulit dijangkau dapat membahayakan keselamatan saat proses pemadaman berlangsung.

Tanpa pengetahuan dan keterampilan yang memadai, masyarakat yang berusaha membantu justru berisiko mengalami kecelakaan, bahkan terjebak dalam kebakaran. Karena itu, anggota MPA perlu memahami cara penanganan awal yang benar, penggunaan peralatan sesuai fungsinya, serta pentingnya berkoordinasi dengan petugas jika api sulit dikendalikan.

Melalui pelatihan ini, anggota MPA diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah kebakaran, melaporkan kemunculan titik api sejak dini, serta membantu penanganan awal sesuai kemampuan dan prosedur keselamatan.

Keberadaan MPA diharapkan semakin memperkuat keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Kabupaten Sukamara, sehingga risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan.

Admin Lensa Permata

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Get Latest Updates and big deals

    Our expertise, as well as our passion for web design, sets us apart from other agencies.

    Btourq @2023. All Rights Reserved.