Bupati Sukamara, H. Masduki, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Kesadaran tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Masduki menegaskan, setiap ASN harus menjalankan kewajiban sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kedisiplinan diharapkan tidak hanya muncul karena pengawasan, tetapi juga menjadi bagian dari kesadaran pribadi.
Ia mengatakan, pembinaan terhadap aparatur dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan kekeluargaan agar perubahan perilaku kerja dapat tumbuh secara tulus.
“Yang kami harapkan ini kami pendekatan secara humanis ya, secara kekeluargaan, dari hati ke hati. Saya harapkan seluruh ASN di Sukamara, ayo kita berbenah, kita berubah ya, munculnya dari hati, ketulusan,” ujar Masduki.
Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan mendorong ASN memperbaiki diri tanpa harus menunggu teguran atau sanksi.
Masduki juga mengingatkan bahwa ASN memiliki tanggung jawab memberikan kinerja nyata karena gaji dan tunjangan yang diterima bersumber dari anggaran negara dan daerah.
Karena itu, setiap pegawai diharapkan meningkatkan etos kerja, menjaga kedisiplinan, serta menjalankan tugas secara profesional.
Meski mengutamakan pembinaan, pemerintah daerah tetap dapat menerapkan sanksi sesuai ketentuan apabila pelanggaran disiplin masih terjadi.
Di sisi lain, Masduki menyampaikan komitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan ASN, termasuk pemenuhan hak pegawai dan tunjangan tambahan penghasilan sesuai ketentuan.
Ia berharap perhatian terhadap kesejahteraan tersebut dapat berjalan seimbang dengan peningkatan kinerja dan dedikasi aparatur.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Pemkab Sukamara berharap ASN semakin bertanggung jawab dan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.