SUKAMARA – Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Jihing dan Desa Petarikan, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, resmi dibuka, Kamis (27/8). Kehadiran infrastruktur tersebut memangkas waktu tempuh masyarakat yang sebelumnya harus melalui jalur memutar.
Peresmian dilakukan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan. Bupati Sukamara H. Masduki turut mendampingi rangkaian kegiatan bersama jajaran terkait.
Kedatangan rombongan di Desa Jihing disambut pelajar SD dan SMP setempat. Penyambutan dilanjutkan dengan penampilan tari daerah sebelum memasuki rangkaian acara peresmian Jembatan Perintis Garuda.
Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol secara bersama-sama. Setelah itu, tirai dibuka sebagai tanda Jembatan Perintis Garuda resmi diresmikan dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti.
Usai prosesi peresmian, Gubernur Kalteng bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalteng dan rombongan menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat setempat. Rombongan selanjutnya meninjau langsung kondisi Jembatan Perintis Garuda.
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran mengatakan, pembangunan jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga Desa Jihing dan Desa Petarikan. Sebab, akses baru ini membuat perjalanan antardesa menjadi lebih singkat.
“Harapan kita seperti yang kami dengar tadi dari masyarakat, mereka merasa senang dan bangga dengan adanya jembatan ini. Perjalanan yang tadinya memakan waktu jauh sekitar dua sampai tiga jam, kini bisa dipangkas menjadi satu sampai satu setengah jam,” kata Agustiar.
Menurutnya, keberadaan jembatan juga mempermudah masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari bekerja, bersekolah, hingga memenuhi kebutuhan lainnya yang membutuhkan mobilitas antarwilayah.
Agustiar mengapresiasi jajaran TNI yang telah berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur tersebut. Menurutnya, pembangunan jembatan merupakan salah satu bentuk nyata kolaborasi dalam membuka akses wilayah yang membutuhkan konektivitas lebih baik.
Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari bakti TNI Angkatan Darat dalam membantu membuka akses masyarakat.
“Jembatan ini mampu membuka isolasi wilayah, memangkas jarak, serta mempercepat arus transportasi bagi masyarakat,” ujar Zainul.
Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan melalui jajaran Kodim 1014/Pangkalan Bun di wilayah kerja Kabupaten Sukamara. Pelaksanaannya merupakan bagian dari sinergi TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat.
Zainul menjelaskan, pembangunan infrastruktur dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Usulan dari masyarakat dan pemerintah desa kemudian ditindaklanjuti melalui survei untuk menentukan titik pembangunan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Bupati Sukamara H. Masduki menyampaikan apresiasi atas pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat karena memberikan akses yang lebih mudah antara Desa Jihing dan Desa Petarikan.
“Jembatan ini sangat membantu masyarakat. Dengan akses yang semakin mudah, mobilitas warga menjadi lebih lancar dan waktu perjalanan juga dapat dipangkas. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan sekaligus menjaga jembatan ini dengan baik,” ujar Masduki.
Masduki menilai, kemudahan akses tersebut juga dapat memberikan dampak positif terhadap berbagai aktivitas masyarakat. Tidak hanya mobilitas sehari-hari, tetapi juga mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pelayanan masyarakat.
Melalui pembangunan infrastruktur tersebut, akses masyarakat di wilayah yang membutuhkan konektivitas dapat semakin terbuka. Selain memperpendek waktu perjalanan, keberadaan jembatan diharapkan mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Pangdam juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan. Termasuk memperhatikan ketentuan muatan kendaraan yang melintas agar kondisi jembatan tetap terjaga dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Desa Jihing dan Desa Petarikan kini memiliki akses penghubung yang lebih mudah dan efisien. Infrastruktur tersebut diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sukamara.
Peresmian turut dihadiri Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, Dandim 1014/Pangkalan Bun Letkol Inf. Makin, serta sejumlah kepala perangkat daerah Provinsi Kalimantan Tengah terkait.