SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara kembali ambil bagian dalam Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 dengan mengirimkan puluhan peserta untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan dan penampilan budaya di Palangka Raya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sukamara, Evi Andriani mengatakan, total kontingen yang diberangkatkan tahun ini berjumlah 89 orang. Jumlah tersebut terdiri dari panitia, tim kesehatan, koordinator lomba, dan peserta yang akan mewakili Sukamara dalam berbagai cabang kegiatan budaya dan olahraga tradisional.
“Kontingen kita tahun ini berjumlah 89 orang, terdiri dari panitia, tim kesehatan, koordinator lomba, dan peserta,” ujarnya usai pelepasan kontingen di Gedung BPG Sukamara.
Ia menjelaskan, Kabupaten Sukamara mengikuti sembilan cabang dalam Festival Budaya Isen Mulang 2026. Cabang tersebut meliputi permainan rakyat sepak sawut, balogo, habayang, olahraga tradisional bese kambe dan manyipet, keterampilan tradisional mangaruhi serta manjawet, lomba mangenta, hingga karnaval budaya.
Menurut Evi, keikutsertaan Sukamara dalam festival budaya tahunan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya lokal sekaligus memperkenalkan kesenian khas daerah kepada masyarakat luas di Kalimantan Tengah.
Selain menjadi ajang kompetisi, FBIM juga dinilai sebagai sarana mempererat hubungan antardaerah melalui seni, budaya, dan tradisi yang dimiliki masing-masing kabupaten dan kota.
Ia berharap seluruh peserta dapat menjaga kesehatan, kekompakan, dan semangat selama mengikuti rangkaian kegiatan di Palangka Raya sehingga mampu memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Sukamara.
“Harapan kita tentu peserta bisa tampil maksimal, menjaga nama baik daerah, dan membawa prestasi untuk Sukamara,” pungkasnya.