SUKAMARA – Sebanyak 1.000 paket bantuan pangan disalurkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Senin (5/10). Bantuan diserahkan saat kunjungan kerja Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran didampingi Bupati Sukamara H. Masduki, Wakil Bupati Nur Efendi, serta jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten. Kehadiran pemerintah provinsi menjadi bagian dari upaya melihat kondisi masyarakat secara langsung.
Setiap paket bantuan yang disalurkan berisi lima kilogram beras, satu kilogram gula pasir, dan satu liter minyak goreng. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kemarau dan dampak karhutla.
Selain bantuan pangan, masyarakat Pantai Lunci juga mendapatkan BLT Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Sebanyak 164 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan dengan nilai Rp250 ribu per KPM.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menekankan agar bantuan yang disalurkan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. “Penyaluran bantuan harus dipastikan tepat sasaran,” kata Agustiar.
Agustiar juga meminta pemerintah terus memperbaiki data penerima bantuan. Menurutnya, proses verifikasi dan validasi perlu dilakukan agar penyaluran berbagai program pemerintah dapat berjalan sesuai sasaran.
Dukungan pemerintah kepada masyarakat terdampak karhutla tidak hanya berupa bantuan pangan dan BLT. Sebelumnya, pemerintah juga memberikan bantuan air bersih, masker, dan vitamin untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kondisi kemarau yang berlangsung turut menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Bantuan air bersih diberikan sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan air.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden menyampaikan, kunjungan Gubernur ke Pantai Lunci merupakan bagian dari upaya melihat langsung kondisi masyarakat. “Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya melihat langsung kondisi masyarakat terdampak karhutla,” ujarnya.
Menurut Linae, kondisi masyarakat di lapangan menjadi salah satu pertimbangan dalam penyaluran dukungan pemerintah. Karena itu, koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten perlu terus dilakukan.
Bupati Sukamara H. Masduki mengapresiasi perhatian Pemprov Kalteng terhadap masyarakat di wilayahnya. Khususnya bantuan yang diberikan kepada warga Kecamatan Pantai Lunci yang terdampak karhutla.
Masduki menilai bantuan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat. “Bantuan ini sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak karhutla,” kata Masduki.
Menurut Masduki, dukungan dari pemerintah provinsi menjadi bagian dari sinergi penanganan dampak karhutla. Pemerintah kabupaten akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kunjungan Gubernur juga menjadi kesempatan untuk melihat kebutuhan masyarakat secara langsung. Kondisi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pemerintah dalam menentukan dukungan berikutnya.
Penyaluran bantuan dilakukan bersama jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten. Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua TP-PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, unsur Forkopimda Kabupaten Sukamara, serta sejumlah kepala perangkat daerah provinsi dan kabupaten.
Camat Pantai Lunci Budiansyah turut hadir dalam kegiatan penyaluran bantuan. Kehadiran pemerintah kecamatan menjadi bagian dari koordinasi dalam pelaksanaan penyaluran kepada masyarakat.
Bantuan pangan dan BLT KHBS diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terutama bagi warga yang terdampak kondisi kemarau dan karhutla.
Pemerintah juga terus mendorong penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama. Dukungan masyarakat dan koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi tersebut.
Dengan adanya bantuan dan koordinasi antara pemerintah provinsi serta kabupaten, kebutuhan masyarakat terdampak diharapkan dapat terus mendapat perhatian. Kunjungan Gubernur menjadi salah satu momentum memperkuat sinergi penanganan karhutla di Pantai Lunci.