SUKAMARA – Upaya memperluas akses internet hingga wilayah yang masih sulit mendapatkan jaringan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukamara. Salah satunya melalui hibah 73 unit Starlink dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Perangkat internet berbasis satelit tersebut nantinya diharapkan dapat membantu masyarakat di kawasan blank spot, sekaligus mendukung berbagai kebutuhan pelayanan publik.
Bupati Sukamara H. Masduki mengatakan, keberadaan Starlink menjadi dukungan penting bagi daerah, khususnya untuk membuka akses informasi bagi masyarakat yang selama ini belum terjangkau jaringan internet.
“Bantuan hibah Starlink ini sangat membantu pemerintah daerah dalam membuka akses informasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di wilayah yang belum terjangkau jaringan internet,” kata Masduki.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah wilayah di Kabupaten Sukamara yang menghadapi keterbatasan jaringan telekomunikasi. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena akses internet saat ini dibutuhkan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan dan kesehatan.
Dengan tambahan 73 unit Starlink, pemerintah berharap masyarakat di wilayah blank spot dapat memperoleh akses internet yang lebih memadai. Terutama untuk menunjang proses pembelajaran serta memudahkan masyarakat mendapatkan informasi dan layanan yang dibutuhkan.
Masduki juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Sukamara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas bantuan yang diberikan karena ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, Pemkab Sukamara tidak hanya mengandalkan solusi internet berbasis satelit. Pemerintah daerah masih terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalteng untuk menghadirkan infrastruktur telekomunikasi yang lebih permanen.
“Kami terus berkoordinasi dengan kementerian maupun provinsi agar ke depan dapat diusahakan pembangunan BTS maupun jaringan internet di wilayah-wilayah yang masih blank spot,” kata Masduki.
Dengan langkah tersebut, pemerataan akses komunikasi dan informasi di Kabupaten Sukamara diharapkan semakin luas, sehingga masyarakat di wilayah terpencil maupun yang selama ini kesulitan jaringan tetap dapat menikmati layanan digital.