SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi antrean panjang kendaraan di SPBU yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Upaya tersebut dibahas dalam rapat bersama unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah terkait, Perumda Bangun Sukma Jaya selaku pengelola SPBU, dan perwakilan masyarakat di Aula Rapat Setda, Rabu (29/7).
Rapat dipimpin Bupati Sukamara H. Masduki sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait antrean BBM yang masih terjadi.
Bupati H. Masduki mengatakan, hasil rapat menunjukkan stok BBM di Kabupaten Sukamara dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah bersama pengelola SPBU lebih memfokuskan upaya pada percepatan pelayanan agar antrean dapat segera terurai.
“Secara stok, kami aman. Stok BBM seperti biasanya tidak ada kendala. Yang menjadi perhatian adalah fenomena antrean panjang sehingga kami mencari solusi bersama agar antrean bisa segera terurai,” ujarnya.
Salah satu langkah yang segera dilakukan yakni mengganti mesin dispenser dengan unit baru yang didatangkan dari Pertamina Balikpapan. Selain itu, Perumda Bangun Sukma Jaya juga diminta menambah petugas pelayanan agar proses pengisian BBM berlangsung lebih cepat.
Usai rapat, Bupati bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung SPBU untuk memastikan langkah-langkah yang telah disepakati mulai diterapkan.