Berita Sukamara

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pendaki Gelar Upacara di Puncak Bukit Pinis

SUKAMARA – Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, dilakukan dengan cara berbeda oleh sejumlah pecinta alam dan komunitas pendaki. Mereka menggelar upacara bendera di puncak Bukit Pinis, Kecamatan Permata Kecubung, Senin (1/6).

Kegiatan tersebut diikuti pendaki dari Kabupaten Sukamara dan Lamandau yang sebelumnya menempuh perjalanan menuju kawasan Bukit Pinis sejak Minggu (31/5). Rombongan berangkat dari Sukamara melalui jalur Balai Riam, SP3, dan SP4 sebelum melanjutkan pendakian menuju puncak bukit yang berada pada ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut.

Perjalanan menuju puncak tidak berlangsung mudah. Jalur tanah liat yang curam dan licin menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta. Namun semangat kebersamaan dan gotong royong membuat seluruh rombongan berhasil mencapai puncak menjelang waktu Magrib.

Setibanya di lokasi, para pendaki langsung mendirikan tenda dan menyiapkan area perkemahan untuk bermalam. Suasana kebersamaan terlihat saat peserta beristirahat dan mempersiapkan diri untuk mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila pada keesokan harinya.

Pagi harinya, upacara bendera berlangsung khidmat di puncak Bukit Pinis dengan latar hamparan hutan dan perbukitan yang masih alami. Pengibaran Sang Merah Putih di atas ketinggian menjadi simbol kecintaan terhadap tanah air sekaligus penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

Selain memperingati Hari Lahir Pancasila, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Sebelum meninggalkan lokasi, seluruh peserta bergotong royong membersihkan area perkemahan dan membawa turun kembali sampah yang dihasilkan selama kegiatan.

Slamet Marsudi, warga setempat, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap alam.

Menurutnya, setiap perjalanan pendakian mengajarkan arti perjuangan, kesabaran, dan kerja sama dalam mencapai tujuan.

“Puncak hanyalah bonus. Perjalanan menuju puncak mengajarkan bahwa setiap pencapaian membutuhkan proses, kerja keras, dan kebersamaan. Tidak ada yang instan. Yang terpenting bukan hanya mencapai puncak, tetapi seluruh peserta dapat pulang bersama-sama dengan selamat,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta berharap semakin banyak masyarakat yang mencintai alam serta memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan agar tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Admin Lensa Permata

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Get Latest Updates and big deals

    Our expertise, as well as our passion for web design, sets us apart from other agencies.

    Btourq @2023. All Rights Reserved.