SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Balikpapan, Sukamara ditetapkan sebagai daerah terbaik pertama dalam pengendalian inflasi se-Kalimantan.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Sukamara, H. Masduki, pada acara yang berlangsung di Platinum Hotel Balikpapan, Rabu sore. Capaian ini menjadi bukti keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Berdasarkan data yang dirilis, tingkat inflasi di Sukamara berhasil ditekan di angka 2,42 persen, menjadikannya yang terendah di wilayah Kalimantan. Angka ini dinilai sebagai hasil dari strategi dan inovasi yang konsisten dilakukan oleh pemerintah daerah.
Bupati Masduki mengungkapkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari berbagai program unggulan, salah satunya “Kompak Ayam”. Program ini menjadi wadah kolaborasi antara peternak, pedagang, dan pemerintah dalam menjaga ketersediaan serta kestabilan harga daging ayam, terutama menjelang hari besar keagamaan dan nasional.
Selain itu, Pemkab Sukamara juga mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur dan lahan bekas kebakaran untuk meningkatkan produksi pangan lokal. Langkah ini dinilai efektif dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan potensi lonjakan harga bahan pokok.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi kami. Berbagai inovasi telah kami lakukan, dan dengan angka inflasi 2,42 persen, ini menjadi yang terbaik di regional Kalimantan,” ujar Masduki.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sukamara berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi di sektor pangan dan mempererat koordinasi dengan pemerintah pusat. Upaya ini dilakukan guna menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau.