SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar rapat koordinasi percepatan pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Kamis (9/4/2026) pagi di Aula Kantor Bupati Sukamara. Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Sukamara.
Bupati Sukamara H. Masduki mengatakan, rapat tersebut bertujuan untuk mengevaluasi progres pembangunan sekaligus mencari solusi atas kendala yang dihadapi di lapangan. Menurutnya, percepatan pembangunan koperasi menjadi bagian dari upaya mendukung program prioritas pemerintah pusat.
“Kita kumpulkan seluruh kepala desa dan lurah untuk mengetahui perkembangan di lapangan. Dari hasil diskusi, berbagai kendala dapat dicarikan solusi bersama agar pelaksanaan berjalan sesuai target,” ujarnya.
Masduki menjelaskan, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain menampung hasil pertanian dan perkebunan warga, koperasi juga akan menjadi pusat distribusi serta membuka peluang kerja baru di daerah.
Pemkab Sukamara menargetkan pembangunan koperasi tersebut dapat rampung pada Juli 2026. Dari total 32 desa dan kelurahan, sebanyak 27 lokasi dinilai layak untuk direalisasikan, sementara lima lainnya menjadi pengecualian karena kondisi wilayah yang tidak memungkinkan.
Sementara itu, Komandan Kodim 1014/Pangkalan Bun Letkol Infanteri Makin menyatakan optimistis Sukamara mampu mencapai target tersebut. Bahkan, jika progres berjalan lancar, Sukamara berpeluang menjadi daerah yang berhasil merealisasikan pembangunan koperasi secara menyeluruh di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Pemerintah daerah berharap, melalui sinergi antara pemerintah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat, program Koperasi Merah Putih dapat segera terwujud dan memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat.